Dalam tulisan ini saya membuat riset awal terfokus berdasarkan nama-nama dan klaim Oligarky di Indonesia. Di sini saya rangkumkan temuan faktual (dokumen & laporan publik) tentang kelompok-kelompok konglomerat/taipan utama di Indonesia, peran domestik mereka, dan keterkaitan luar negerinya yang terdokumentasi dan narasumber.
Banyak konglomerat besar Indonesia memang besar karena keterkaitan erat dengan rezim-era Orde Baru, struktur kepemilikan keluarga, dan jaringan internasional (Hong Kong / Singapura / China / investor Barat). Ada bukti publik tentang:
(1) hubungan bisnis-jaringan lintas negara,
(2) investasi/kerjasama dengan perusahaan luar negeri (joint-venture, penjualan saham),
(3) penggunaan struktur offshore untuk kepemilikan/pendanaan, dan
(4) keterlibatan historis dalam politik ekonomi. Di bawah ini: nama grup → peran domestik, bukti link luar negeri (dengan sumber).
-
Salim Group (Liem / keluarga Salim)
-
Peran domestik: salah satu konglomerat terbesar (makanan, distribusi, perkebunan, perbankan dulu). Aktor kunci era Suharto; aset besar di sektor strategis.
-
Link luar negeri / bukti: hubungan dekat dengan rezim Suharto tercatat dalam kajian akademik; adanya krisis 1998 memaksa keluarga/dirinya mengatur ulang aset dan beberapa aset sempat disita/pindah melalui restrukturisasi internasional. Sumber-sumber sejarah/buku ISEAS dan ringkasan ensiklopedis mendokumentasikan hubungan ini. Sumber: bookshop.iseas.edu.sg+1
-
Lippo Group (keluarga Riady)
-
Peran domestik: real-estate besar, rumah sakit, ritel, perbankan (sejarah Lippo Bank), media.
-
Link luar negeri / bukti: kantor dan kegiatan intens di Hong Kong / AS / Singapura; catatan besar terkait penggunaan entitas offshore (ICIJ) dan kasus hukum AS: James Riady mengaku bersalah pada perkara campaign-finance (denda besar) — ini jelas menunjukkan jaringan dan kegiatan lintas batas yang terdokumentasi. Sumber: Wikipedia+2Department of Justice+2
-
Sinar Mas Group (keluarga Widjaja)
-
Peran domestik: pulp & paper, kelapa sawit, energi, infrastruktur; pemain besar pada sektor sumber daya.
-
Link luar negeri / bukti: kolaborasi dan proyek dengan perusahaan/ investor China (BRI-adjacent proyek, dan investasi energi terbarukan/industri bersama entitas China). Laporan bisnis dan berita (Reuters / analisis BRI) mendokumentasikan kerja sama Sinar Mas dengan mitra China dan keterlibatan dalam forum bisnis Indonesia-China. Sumber: The China-Global South Project+1
-
HM Sampoerna (keluarga Sampoerna & Philip Morris)
-
Peran domestik: perusahaan kretek/tobacco terbesar; pengaruh ekonomi dan politik sektor tembakau.
-
Link luar negeri / bukti: pada 2005 Sampoerna diakuisisi oleh Philip Morris (Altria), contoh jelas konglomerasi lokal yang terhubung langsung ke korporasi multinasional Barat melalui penjualan saham/akuisisi. Sumber: Wikipedia+1
-
Bakrie Group
-
Peran domestik: tambang (batubara), infrastruktur, media, telekomunikasi — aktor politik-ekonomi penting (anggota keluarga juga masuk politik).
-
Link luar negeri / bukti: operasi dan pendanaan lintas negara (mis. entitas di Belanda / investor asing), serta liputan tentang masalah hutang, akuisisi aset energi/mining yang melibatkan mitra/pembeli asing. (laporan media dan analisis bisnis). Sumber : Wikipedia+1
-
Astra International (keterwakilan joint ventures "JV")
-
Peran domestik: pemain otomotif & industri besar (distributor/manufaktur kendaraan).
-
Link luar negeri / bukti: joint-venture strategis jangka panjang dengan perusahaan asing (Toyota, Daihatsu, dll.) contoh bagaimana oligarki/kelompok konglomerasi menjadi kanal investasi dan teknologi asing ke Indonesia.
-
Grup-grup lain yang sering muncul dalam kajian “oligarki”
-
Djarum (Putera/owners: investasi ke bank, media), Emtek, First Resources / Ciliandra (palm oil), Grup-grup family lainnya. Banyak dari mereka punya struktur pemilikan kompleks dan keterlibatan modal asing lewat saham, listing regional, atau joint ventures. (sumber: daftar konglomerat & laporan pasar). PT. TRICRUISE MARKETING INDONESIA+1
Catatan khusus soal istilah Oligarky besar “9 Dragon”, “Taipan warisan korporasi Vietnam komunis”, “kolaborasi Soros” saat terjadinya Krismon yang melanda Asia tahun 90-an:
-
Istilah “Taipan”, “Taipan 9 Naga”, “9 Dragon” adalah istilah politik/retorika yang dipakai dalam narasi tertentu. Dalam riset faktual, lebih dikategorikan sebagai:
(a) dokumen faktual (investasi, JV, akuisisi, kasus hukum, daftar pemilik/offshore),
(b) interpretasi geopolitik/metanarasi (mis. klaim afiliasi ideologi politik tersembunyi). Silahkan dapat ditelusuri bukti faktual (transaksi, konsorsium, donor, catatan offshore) — tapi klaim konspiratif perlu bukti dokumenter yang kuat untuk dilaporkan sebagai fakta. (Sumber investigasi: DOJ, ICIJ, Reuters, ISEAS, laporan akademik BRI). Department of Justice+2icij.org+2
Sumber lainnya juga bisa gunakan:
-
DOJ press release / pemberitaan soal James Riady (kasus campaign finance). Department of Justice
-
ICIJ Offshore Leaks / Pandora/Paradise Papers (riwayat penggunaan entitas offshore oleh keluarga konglomerat). icij.org+1
-
Buku & kajian akademik tentang Salim Group / era Suharto (ISEAS / monograf). bookshop.iseas.edu.sg
-
Laporan dan liputan Reuters, China-BRI analyses tentang keterlibatan Sinar Mas & investasi China di Indonesia. Reuters+1
-
Laporan & ringkasan corporate (wiki/annual reports) tentang Lippo, Astra, Bakrie, Sampoerna. Wikipedia+3Wikipedia+3Wikipedia+3
Berdasarkan langkah riset yang saya lakukan :
-
Ada 5 aktor yang ingin saya targetkan dalam investigasi ini (Lippo, Salim, Sinar Mas, Riady, Bakrie). Untuk tiap aktor saya susun: timeline kepemilikan, daftar anak perusahaan strategis, transaksi lintas-batas (JV/akuisisi), catatan offshore, dan hubungan politik selama Orde Baru & sesudahnya.
-
Dokumen ICIJ & Pandora Papers untuk entitas offshore yang terkait setiap keluarga konglomerat (bisa ditemukan dan dikutip). icij.org
-
Kumpulkan arsip berita terpilih (Reuters, Nikkei, The Jakarta Post, The Guardian) yang menghubungkan transaksi besar dengan negara/korporasi asing tertentu (China, Hong Kong, Singapore, AS, Eropa). Reuters+1
-
Jaringan network map: visual hubungan —> keluarga + perusahaan + anak perusahaan + mitra asing (Hong Kong, China, Singapura, AS, investor Barat).
1) Salim Group (Liem / keluarga Salim)
Konglomerat besar yang dibangun oleh Liem Sioe Liong; memainkan peran kunci di era Orde Baru dalam sektor pangan, distribusi, perkebunan, konstruksi, dan perbankan. Terikat erat dengan struktur ekonomi-era Suharto; restrukturisasi besar setelah krisis Asia 1997–1998. ISEAS Publishing
Jejak / link internasional:
kepemilikan aset lintas batas (investasi Asia), penggunaan struktur korporasi kompleks untuk memindahkan dan merekonsolidasikan aset pasca-krisis; banyak analisis sejarah/akademik (ISEAS, studi monograf) mendokumentasikan jaringan hubungan bisnis-politik era Orde Baru. ISEAS Publishing+1
Kontroversi penting:
peran keluarga Salim di sektor perbankan (dahulu menguasai bank besar), dampak krisis 1998 terhadap aset dan restrukturisasi; tuduhan nepotisme/keterkaitan politik selama Orde Baru tercatat dalam literatur. ISEAS Publishing
2) Lippo Group (keluarga Riady)
Lippo adalah konglomerat besar (real estate, ritel, rumah sakit, media, fintech) dengan kantor operasional dan hub finansial di Indonesia, Singapura, dan Hong Kong. Anggota keluarga Riady (James Riady) pernah terlibat kasus hukum AS terkait pendanaan kampanye yaitu bukti nyata keterkaitan lintas-negara dan pengaruh politik/donor. Department of Justice+1
Jejak / link internasional:
operasi & investasi besar di Hong Kong, AS, Singapura; penggunaan struktur korporasi internasional; kasus DOJ (James Riady) menunjukkan praktik pembiayaan politik lintas-batas yang mendapat hukuman denda/plea. (DOJ press release & liputan Washington Post). Department of Justice+1
Kontroversi penting:
denda & pengakuan bersalah (campaign-finance), contoh konkret bagaimana jaringan ke luar negeri berinteraksi dengan politik AS/Indonesia; peran Lippo dalam ekosistem keuangan regional sering dikaitkan dengan penggunaan entitas offshore dan hubungan politik. Department of Justice+1
3) Sinar Mas Group (keluarga Widjaja)
Konglomerat besar di pulp & paper, minyak sawit, real estate, finansial, energi. Beroperasi global; Widjaja family sering bertransaksi dengan mitra internasional. Banktrack
Jejak / link internasional:
investasi dan transaksi lintas negara kolaborasi/negosiasi dengan perusahaan/investor China; perusahaan terdaftar/afiliasi memiliki hubungan modal dengan pasar internasional. Contoh terbaru: tawaran pengambilalihan / transaksi korporasi di pasar modal (Reuters liputan terbaru tentang Sinarmas Land, Maret 2025) menunjukkan aktivitas lintas-batas yang aktif. Reuters+1
Kontroversi penting:
isu lingkungan (pulp, sawit), penggunaan entitas offshore dalam rantai kepemilikan (ICIJ databases sering memunculkan nama-nama terkait konglomerat Indonesia), dan hubungan dekat dengan mitra Tiongkok yang dikaitkan pengamat ekonomi-politik dengan dinamika BRI dan investasi strategis. Banktrack+1
4) Bakrie Group (keluarga Abu Rizal Bakrie)
Konglomerat multiselektor (tambang/energi, infrastruktur, media) yang juga aktif di ranah politik (anggota keluarga masuk politik). Kelompok ini historis bergulat dengan masalah hutang dan restrukturisasi lintas-batas. Wikipedia+1
Jejak / link internasional:
utang dan restrukturisasi yang melibatkan bank/creditor asing (mis. Credit Suisse, pemberi pinjaman internasional), listing/afiliasi dengan entitas Inggris atau Hong Kong pada kasus-kasus tertentu (mis. Bumi Plc terkait kepemilikan batubara). Hak kreditur asing dan sengketa hukum internasional sering muncul dalam berita. Reuters+1
Kontroversi penting:
default / restrukturisasi pasca-krisis 1997/2010s; sengketa utang besar (contoh: kasus Visi Media / klaim kreditur internasional di 2024); hubungan politik (keterlibatan tokoh keluarga di politik nasional) dan kerentanan terhadap kreditur asing. Financial Times+1
5) HM Sampoerna (diakuisisi oleh Philip Morris / Altria) & Astra International
Tentang Sampoerna yang dikenal sebagai perusahaan rokok besar di Indonesia; akuisisi oleh Philip Morris / Altria (2005) adalah contoh jelas koneksi langsung antara konglomerat lokal dan korporasi multinasional Barat. Dokumen SEC/10-K mencatat perjanjian. SEC
Jejak / link internasional:
Sampoerna kini bagian dari grup internasional (Altria/Philip Morris) — kepemilikan asing langsung, transfer teknologi/kapital, dan pengaruh pada kebijakan industri tembakau. SEC
Ringkasan Astra:
pemain industri & otomotif besar dengan banyak joint ventures jangka panjang (Toyota, Daihatsu, dll.), menunjukkan jalur yang jelas antara investasi asing & transfer teknologi ke Indonesia. Astra juga berperan sebagai ‘gerbang’ bagi modal asing ke sektor manufaktur/otomotif. (laporan korporat & presentasi investor). r2.astra.co.id+1
Tentang offshore / entitas lintas-batas dan sumber data investigatif
-
Basis data ICIJ (Pandora Papers / Offshore Leaks) + investigasi jurnalis internasional adalah tempat utama untuk menemukan hubungan offshore, trust, dan entitas yang dipakai untuk pemindahan kepemilikan lintas yurisdiksi. Banyak konglomerat besar Indonesia muncul dalam dokumen-dokumen ini (atau berhubungan dengan entitas offshore). Untuk bukti struktur offshore konkret pada tiap keluarga/perusahaan, ICIJ adalah starting point wajib. Offshore Leaks Database+1
Lima pernyataan paling beban (load-bearing) yang saya jadikan rujukan utama sekarang
-
Sejarah & peran Salim Group sebagai pilar bisnis Orde Baru referensi monograf ISEAS dan kajian historis. ISEAS Publishing
-
Kasus pidana kampanye: James Riady (Lippo) mengaku bersalah & membayar denda besar (DOJ press release, 2001). Department of Justice
-
Sinar Mas (Widjaja family) terus aktif melakukan transaksi besar & memiliki hubungan komersial lintas-batas (liputan Reuters, 2025). Reuters+1
-
Bakrie Group: sejarah utang/restrukturisasi & sengketa dengan kreditur internasional (Reuters, Financial Times). Reuters+1
-
Akuisisi Sampoerna oleh Philip Morris/Altria (2005) tercatat dalam filing SEC, contoh nyata kepemilikan asing atas konglomerat lokal. SEC
Langkah lanjutan Riset:
A. Tabel ringkas kepemilikan / anak perusahaan (high-value) untuk masing-masing grup.
B. Daftar bukti publik & link dokumen
C. Saran peta jaringan (network map): keluarga → perusahaan induk → anak perusahaan strategis → mitra asing (HK/SG/China/AS) yang terstruktur berisi entitas & negara mitra untuk tiap grup.
A. Tabel ringkas (ringkas — anak perusahaan / area bisnis kunci)
-
Salim Group: Indofood (makanan & agribisnis), IndoAgri/plantation (sawit), (sejarah: Bank Central Asia/ bank terkait di masa lalu). ISEAS Publishing
-
Lippo Group: Lippo Karawaci (real estate), Lippo Mall / retail, Siloam Hospitals (kesehatan), Lippo Financial/Honolulu/Singapura entitas. (kasus Riady untuk link politik). Department of Justice
-
Sinar Mas Group: Asia Pulp & Paper (APP), Golden Agri-Resources (GAR) / sawit, Sinarmas Land (real estate), entitas energi & telekom. Banktrack
-
Bakrie Group: Bakrie & Brothers, Bumi Resources / Bumi Plc (batubara; historis jejak kepemilikan), Visi Media Asia (media). Reuters+1
-
Sampoerna / Astra: HM Sampoerna (rokok; kini Altria/Philip Morris ownership), Astra International (otomotif, heavy equipment, financial services, agribusiness). SEC+1
Salim Group didirikan dan dibangun oleh Liem Sioe Liong (Sudono Salim). Selama era Orde Baru Salim Group menjadi salah satu konglomerat paling dominan di Indonesia menguasai sektor pangan (Indofood, Bogasari), perbankan (sejarah BCA), agribisnis, properti dan banyak sektor strategis lainnya. Hubungan dekat dengan rezim Suharto memberi Salim akses lisensi, proteksi, dan peluang ekspansi besar; krisis 1997–1998 lalu memaksa restrukturisasi dan perpindahan aset, tetapi keluarga Salim tetap bertahan dan mendominasi sektor makanan lewat Indofood/IndoAgri sampai hari ini. Cambridge University Press & Assessment+2Wikipedia+2
1) Pendiri & kepemimpinan
-
Pendiri: Liem Sioe Liong (juga dikenal sebagai Sudono Salim). Liem lahir di Fujian (China) dan membangun Salim Group dari kegiatan perdagangan kecil jadi konglomerat besar di Indonesia. Wikipedia+1
-
Generasi penerus: Anthoni Salim (putra) memimpin kelompok usaha modern Salim tercatat sebagai tokoh sentral di Indofood dan First Pacific (afiliat regional yang terdaftar di Hong Kong). Forbes
-
Periode Orde Baru (1960s–1990s): Salim Group tumbuh pesat, memperoleh posisi kuat di sektor pangan (Bogasari/Indofood), semen, perbankan, dan konstruksi hubungan erat dengan Suharto membantu mendapatkan konsesi dan kontrak besar. Cambridge University Press & Assessment
-
Krisis Asia 1997–1998: kegoncangan finansial memukul grup besar; Salim Group mengalami run pada bank/eksposur hutang dan terpaksa restrukturisasi. Banyak aset sempat ditangani atau dipengaruhi oleh program restrukturisasi negara. Liem sempat meninggalkan Indonesia sementara rumahnya di Jakarta pernah diserang selama kerusuhan 1998. Wall Street Journal+1
-
2000-an hingga sekarang: keluarga Salim mengonsolidasikan kembali fokus ke makanan & agribisnis (Indofood, IndoAgri) dan mempertahankan peran regional melalui investasi/afiliasi di First Pacific dan entitas lain yang beroperasi di Asia. Forbes+1
Struktur bisnis perusahaan & sektor kunci
-
Indofood / Indofood Sukses Makmur: produsen makanan/mi instan terbesar (Indomie adalah merek global yang terkenal). Indofood adalah inti modern bisnis pangan Salim. investor.indofoodagri.com+1
-
Bogasari : sektor tepung / pengolahan gandum (sejarah monopoli dalam periode tertentu). Wikipedia
-
IndoAgri / sawit & agribisnis : termasuk ekspansi perkebunan Sawit di Riau yang take over dari Suli Grup dan anak perusahaan Surya Darmaji - PT. ASPL (Pencaplokan lahan Rakyat dan Perusahaan Milik PT. Ria Estella), perusahaan perkebunan & agribisnis (kelanjutan aset kelapa sawit, gula, dll.) di seluruh Indonesia. investor.indofoodagri.com
-
Keterkaitan finansial / investasi regional : kepemilikan/afiliasi melalui First Pacific (Hong Kong) dan kendaraan investasi lain yang menghubungkan ke modal regional. Forbes
Hubungan politik & sejarah: bukti dokumenter
-
Relasi Suharto–Liem: kajian akademik dan monograf (ISEAS, Cambridge review, buku Liem Sioe Liong’s Salim Group) menggambarkan hubungan simbiotik: akses politik dan perlindungan terhadap korporasi yang tumbuh pesat selama Orde Baru. Ini adalah dasar banyak analisis tentang bagaimana konglomerat besar Indonesia memperoleh kekuatan. Cambridge University Press & Assessment+1
-
Peristiwa 1998: kerusuhan, tekanan publik, dan pelemahan posisi konglomerat, dokumentasi jurnalistik (NYT, WSJ, BusinessWeek) dan laporan akademik menunjukkan dampak politik & ekonomi terhadap Salim Group pada masa itu. Wall Street Journal+1
Jejak internasional & penggunaan entitas lintas-batas
-
First Pacific (HK) dan afiliasi regional: keluarga Salim memanfaatkan entitas terdaftar di luar Indonesia untuk investasi dan pengelolaan aset regional hal ini umum bagi konglomerat besar Asia (bukti kepemimpinan Anthoni Salim dan listing perusahaan terkait). Forbes
-
Offshore / Pandora/ICIJ: investigasi ICIJ mengindikasikan sejumlah konglomerat Indonesia (termasuk keluarga-keluarga besar era Suharto) menggunakan entitas offshore di BVI, Cayman, dll. untuk struktur kepemilikan dan perpindahan aset ICIJ menyebut nama-nama besar di industri (catatan umum: keluarga Salim dan grup besar lain sering muncul di kajian terkait praktik offshore di era itu). Itu menunjukkan pola penggunaan struktur lintas-yurisdiksi, meski perlu verifikasi entitas spesifik per keluarga/individu. ICIJ+1
-
Aset yang disita / ditinjau ulang: upaya pemerintah Indonesia untuk merekapitalisasi dan merebut kembali aset terkait bailout 1998 tetap berlangsung; ada liputan (mis. Reuters, 2021) tentang penyitaan aset terkait bailout-era yang mengindikasikan jejak kewajiban/ klaim lintas waktu. Reuters
Kontroversi & isu yang relevan (ringkas)
-
Monopoli / akses istimewa era Orde Baru: banyak literatur mengklaim Salim memperoleh keistimewaan lisensi/kontrak karena hubungan politik klaim ini didukung oleh studi sejarah ekonomi-politik. Cambridge University Press & Assessment
-
Restrukturisasi pasca-krisis: eksposur perbankan & masalah hutang memaksa rekayasa aset; ini digunakan kritik untuk menunjukkan betapa rentannya konglomerat yang terlalu terkait pada mekanisme politik. Wall Street Journal
-
Penggunaan offshore: catatan ICIJ & investigasi jurnalis menunjukkan pola umum penggunaan struktur luar negeri di antara konglomerat besar Indonesia; ini menimbulkan pertanyaan soal transparansi dan aliran modal. Verifikasi entitas spesifik memerlukan pemeriksaan dokumen ICIJ atau file publik perusahaan. ICIJ+1
Sumber-sumber utama & paling beban (bisa Anda rujuk langsung)
-
Liem Sioe Liong’s Salim Group: The Business Pillar of Suharto’s Indonesia monograf / ISEAS / Cambridge (kajian sejarah ekonomi-politik). Cambridge University Press & Assessment+1
-
Profil & arsip berita — Wikipedia / biografi Sudono Salim (ringkasan literatur, link ke sumber primer). Wikipedia
-
Forbes (profil Anthoni Salim / Indofood) kepemimpinan & struktur investasi regional (First Pacific). Forbes
-
ICIJ / Pandora Papers / Offshore Leaks : laporan investigasi tentang penggunaan entitas offshore oleh konglomerat Indonesia. (ICIJ story & database search). ICIJ+1
-
Jurnalisme bisnis internasional (Reuters, WSJ) tentang restrukturisasi pasca-krisis & penyitaan aset terkait bailout. Reuters+1
Rekomendasi langkah-langkah riset lanjutan
A. Daftar entitas (spreadsheet) baris = perusahaan/anak; kolom = pemilik akhir (beneficial owner) menurut dokumen publik, negara registrasi, bukti transaksi internasional (link berita/ICIJ/SEC).
B. Timeline aset & transaksi penting (1990–2025) — peristiwa besar: akuisisi, restrukturisasi, listing, penjualan aset strategis, seizure attempts.
C. Pencarian ICIJ terperinci temukan entitas offshore yang terkait langsung ke nama keluarga Salim / Anthoni Salim / Indofood / First Pacific dan sertakan screenshot/citasi dokumen.
D. Peta jaringan (visual) keluarga → perusahaan induk → anak perusahaan → mitra asing (kota/regulator).
“9 Dragon” / “9 Naga” sebagai organisasi mafioso-taipan global yang mengontrol oligarki dunia Asia (termasuk Indonesia)
Ada entitas terpusat bernama “9 Dragon” / “9 Naga” (sering digambarkan sebagai klub/mafia taipan/taipan warisan) yang mengorganisir dan mengendalikan taipan/oligarki di Asia termasuk Indonesia.
-
Istilah “taipan” punya akar historis (mis. rujukan pada manajer besar perusahaan dagang seperti Jardine Matheson) dan dipakai untuk menyebut pengusaha besar di Asia tetapi ini istilah umum, bukan nama organisasi kriminal. Sumber sejarah menjelaskan penggunaan kata “taipan” dalam konteks industri-perdagangan, bukan konspirasi terpusat. Atau ada juga yang menyebut Istilah Tycoon. Wikipedia
organisasi bernama “9 Dragon” yang beroperasi sebagai mafia global yang mengendalikan oligarki. Istilah ini lebih sering muncul atau disinggung publik sebagai retorika politik atau metafora di Asia Tenggara.
“Taipan warisan Vietnam komunis” / kaitan Taipan dengan korporasi milik Vietnam komunis yang berlabuh ke RI
Para taipan/taipan-grup di Indonesia adalah sisa/warisan korporasi milik Vietnam komunis yang datang ke RI setelah Belanda/Jepang menyerahkan kedaulatan (narasi historiopolitis).
Sejarah Vietnam pasca-Kolonial dan sejarah komunisme Vietnam (VN) menunjukkan migrasi korporasi komunis dalam arti entitas bisnis swasta yang kemudian “menyeberang” dan menguasai kapital besar di Indonesia. Tapi aneh, Model Ekonomi Vietnam komunis justru berbasis negara/collectivized; bukan model taipan swasta yang dominan di Indonesia.
-
Kini “Taipan” di Indonesia lebih berkaitan dengan jaringan keluarga-keluarga bisnis Tionghoa lokal yang berkembang pada era kolonial dan Orde Baru dan tidak menjalankan bisnis mereka seperti korporasi komunis yang kini menguasai Vietnam.
“Kolaborasi Soros” (Open Society / NED ikut mengorganisir/biayai gerakan politik / kerusuhan di Indonesia)
A. George Soros / Open Society Foundations / jaringan donor Barat (NED, sejenis) secara rahasia mendanai dan mengatur protes/kerusuhan agar melayani agenda tertentu di Indonesia.
-
Fact-checking dan sumber resmi menunjukkan Open Society memberi hibah untuk program demokrasi, media independen, transparansi, dan masyarakat sipil di berbagai negara termasuk Indonesia; Open Society mempublikasikan kegiatan & laporan program mereka. Itu adalah bukti nyata bahwa OSF memberi dukungan finansial kepada organisasi sipil, penelitian, dan program. Open Society Foundations+1
-
Ada juga bukti sejarah tentang NED, USAID, donor lainnya yang menyediakan dana untuk pembangunan sipil dan media di Indonesia sejak 1990-an dan ini adalah praktik transparan yang terdokumentasi. Memang bukan koordinasi aksi kekerasan. The Strategist
-
Soros “mendanai protes” atau “membayar demonstran”; Namun. Open Society menolak klaim bahwa mereka membayar atau mengorganisir protes. Reuters+1
-
Ada juga propaganda geopolitik yang mengaitkan operasi NGO barat dengan “perancangan warna revolusi” sering dipromosikan oleh media pro-pemerintah atau agen geopolitik rival (contoh: klaim Sputnik / Russia Today di kasus demonstrasi baru-baru ini). Banyak analis menyebut klaim-klaim itu sebagai narasi de-legitimasi yang lazim dalam perang informasi. IDN Financials+1
Open Society & donor Barat memang memberi hibah pada organisasi masyarakat sipil/media/penelitian di Indonesia (dokumented, publik). Open Society Foundation Open Society Foundations+1
No comments:
Post a Comment